Senin, 29 April 2013

KOPI BUBUK ROBUSTA DARI TEMANGGUNG


 KOPI BUBUK ROBUSTA DARI TEMANGGUNG

     bubukKabupaten Temanggung merupakan salah satu sentra tanaman kopi dan penghasil kopi terbesar di Jawa Tengah. Daerah sentra kopi terdapat di Kecamatan Candiroto, Kandangan, Bejen, Jumo dan Wonoboyo. Musim panen kopi terdapat pada bulan Juni, Juli dan Agustus. Kopi Temanggung memiliki kualitas yang baik dan banyak dibutuhkan oleh pabrik dan bernilai eksport.
     Sebagian besar kopi Temanggung dijual dalam bentuk biji oleh para petani. Dan hanya sedikit saja yang mengolah dalam bentuk kopi bubuk yang siap untuk dibuat minuman. Kurangnya minat para petani untuk menjual kopi dalam bentuk kopi bubuk disebabkan antara lain karena penjualan dalam bentuk biji lebih mudah dan langsung mendapatkan keuntungan. Sementara untuk membuat kopi bubuk dibutuhkan modal, waktu dan keahlian tertentu.

Sejarah Kabupaten Temanggung

Sejarah Kabupaten Temanggung
 
Sejarah Temanggung selalu dikaitkan dengan raja Mataram Kuno yang bernama Rakai Pikatan. Nama Pikatan sendiri dipakai untuk menyebutkan suatu wilayah yang berada pada sumber mata air di desa Mudal Kecamatan Temanggung. Disini terdapat peninggalan berupa reruntuhan batu-bebatuan kuno yang diyakini petilasan raja Rakai Pikatan. Sejarah Temanggung mulai tercatat pada Prasasti Wanua Tengah III Tahun 908 Masehi yang ditemukan penduduk dusun Dunglo Desa Gandulan Kecamatan Kaloran Temanggung pada bulan November 1983.