Senin, 16 Desember 2019

SUSI PUJIASTUTI QUOTES

Susi Pujiastuti merupakan salah satu menteri di kabinet kerja jilid satu. Masa kepemimpinan Presiden Ir. Joko Widodo beserta wakilnya Drs. Jusuf Kalla, beliau dipercaya menahkodai Kementerian Kelautan dan Perikanan RI selama 5 tahun penuh sejak 2014 s/d 2019. Banyak pekerjaannya yang menghebohkan bahkan membuat decak kagum rakyat Indonesia seperti penenggalaman kapal illegal fishing yang masuk ke teritorial laut Indonesia serta pembibitan lobster di dalam negeri supaya harga pasar naik dan demi menjaga alam dasar lautan Indonesia. Di samping tugasnya yang profesional, Susi Pujiastuti seringkali menyampaikan kata-kata mutiara yang mampu memotivasi kawula muda, berikut Quotes yang beliau sampaikan:
Sumber: kkp.go.id

“Jangan Takut untuk Bekerja, Jangan Bekerja kalau Takut”

“Bagi saya Ibu adalah segala-galanya, jalan rejeki dibuka dengan bakti kita pada orang tua, hal yang membuat hati seorang ibu bahagia bukanlah harta, melainkan akhlak seorang anak yang mulia”

“Saya mungkin tidak berpendidikan tetapi saya profesional”

“Bekerja keras adalah bagian dari fisik, bekerja cerdas merupakan bagian dari otak, sedangkan bekerja ikhlas ialah bagian dari hati”

“Cita-cita yang tinggi memang bukan kunci kesuksesan, tapi rahasia dari orang suksesadalah memiliki cita-cita yang tinggi”

“Cari pekerjaan yang anda suka. Berkarir, berfikir, bereksplorasi dengan kegembiraan. Kalau anda gembira, tenaga anda juga besar. Kalau tenaga anda besar, anda akan mencapai hal yang lebih besar. Kalau anda tidak suka, cari yang anda suka, belajar yang anda suka. Kegembiraan adalah energi”

“Bermimpilah setinggi-tingginya. Yang harus dibayar adalah mewujudkan mimpi itu. Cara bayarnya dengan kerja keras, semangat dan komitmen”

“Orang yang meraih kesuksesan tidak selalu yang pintar, tapi orang yang gigih dan pantang menyerah. Bagaimana cara mewujudkan impian agar sukses, kunci suksesnya adalah komitmen dengan apa yang kita jalani”

“Tidak peduli seberapa banyak uang yang diberikan. Saya bekerja demi nusa bangsa demi laut Indonesia”

Walaupun kini ibu Susi Pujiastuti tidak lagi menjabat sebagai menteri, tapi semangatnya dalam berwirausaha dan berkarya melalui laut Indonesia dapat selalu memotivasi dan menginspirasi kita semua.

Minggu, 15 Desember 2019

SANG CREATOR RS APUNG

Tahu nggak sih kamu? …
Apa itu RS Apung? …
Yuk kita bahas, supaya saling berbagi ilmu.

RS Apung merupakan Rumah Sakit berbentuk kapal laut yang berada di atas lautan lepas dan berlayar ke seluruh penjuru yang dikehendaki oleh tim. Indonesia memiliki pendiri pertama RS Apung yang disingkat RSA, sang pendiri merupakan dokter berpengalaman yakni dr. Lie A Dharmawan, Ph.D, FICS., Sp.B., Sp.BTKV yang telah malang melintang membantu orang lain di bidang kesehatan melalui keahliannya sebagai dokter.
Sumber: doctorSHARE.org

dr. Lie mengatakan seorang dokter merupakan abdi negara dalam bidang kesehatan yang harus berkomitmen memberikan pelayanan kepada masyarakat di bidang kesehatan, bahkan menurutnya seorang dokter tidak boleh memeras orang-orang miskin karena di saat mereka pulang dari memeriksa kesehatan atau berobat akan menangis sebab tidak memiliki uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sumber: doctorSHARE.org

RS Apung memberikan pelayanan kesehatan lebih banyak di wilayah Indonesia Timur yang masih butuh pertolongan kesehatan. Dokter berusia 73 tahun ini memberikan pelayanan khusus ke daerah-daerah terpencil yang tidak terjangkau oleh pelayanan kesehatan reguler dari pemerintah maupun swasta. RS Apung yang dibangun tahun 2008 ini oleh founder yayasan doctorSHARE telah mengarungi lautan Indonesia ke pulau-pulau di wilayah Barat hingga Timur Indonesia demi meratakan pelayanan kesehatan untuk seluruh rakyat Indonesia.

Menurut dokter kelahiran Padang tanggal 16 April 1946, pendanaan RS Apung bersumber dari donasi swasta bahkan sumbangan yang dr Lie terima dimulai dari IDR 10.000 dan itu sangat berarti untuk keberlangsungan pelayaran kapal RSA ini demi memberikan pelayanan kepada umat manusia. Legalitas RS Apung ini belum diatur dalam Undang-Undang NKRI dan ini memudahkan dr Lie dan tim untuk terus mengobati masyarakat Indonesia dengan kapalnya yang berukuran panjang 25,13 meter dan lebar 6,82 meter. Kapal ini memiliki tiga level yakni level dek, level B1 dan level B2 yang memiliki fungsi masing-masing serta kapal ini dibeli oleh dr Lie di Palembang, Sumatera Selatan.

Dalam kesempatan sesi tanya jawab melalui website resmi doctorSHARE, dr Lie menyampaikan bahwa misinya dalam membangun RS Apung ada dua hal yang mendasari yakni yang pertama itu iman, iman melalui melayani sesama sama saja dengan melayani Tuhan. Kedua yakni cinta NKRI, kecintaannya pada bangsa dan negara ini dilakukan dalam bentuk pelayanan kesehatan yang akan berimplikasi pada kemajuan Indonesia. Kedua komponen di atas tidak bisa dipisahkan karena saling berkaitan kuat untuk Indonesia dan seluruh rakyatnya.

RS Apung bersama doctorSHARE untuk Indonesia…