Selasa, 16 Desember 2014

Tanda-tanda Hari Kiamat



Tanda-tanda Hari Kiamat
(Dian Adi Perdana Ridwan)

       I.            Pendahuluan
Hari kiamat adalah hari akhir, dimana seluruh manusia dibangkitkan untuk dihisab dan dibalas sesuai amal perbuatannya masing-masing. Kaum muslimin mengatakan hari Akhir, karena tidak ada hari lagi setelahnya. Pada hari itulah penghuni Surga dan penghuni Neraka masing-masing menetap pada tempatnya. Adapun Akhirat adalah dimensi fisik dan hukum-hukum dunia nyata yang terjadi setelah dunia fana berakhir. Bagi mereka yang beragama samawi meyakini bahwa kehidupan akhirat sebagai tempat dimana segala perbuatan seseorang di dalam kehidupan dunia ini akan dibalas. Namun tidak sedikit juga orang yang meragukan akan adanya kehidupan akhirat (kehidupan setelah kematian). Mereka-mereka yang meyakini adanya kehidupan akhirat ada yang menyatakan: 'Mudahnya meyakini adanya kehidupan setelah kematian sama mudahnya dengan meyakini adanya hari esok setelah hari ini, adanya nanti setelah sekarang, adanya memetik setelah menanam'. Dengan meyakini adanya kehidupan akhirat setelah kehidupan didunia ini akan menjaga seseorang dari bertindak sesuka hatinya, karena ia yakin segala hal yang ia perbuat dalam kehidupannya sekarang akan dituainya kemudian di alam setelah kematian.
Hari Kiamat dianggap sebagai salah satu dari rukun iman yaitu: Percaya Allah, percaya adanya malaikat, percaya akan kitab-kitab suci, percaya adanya nabi dan rasul, percaya hari akhir dan percaya takdir dan ketetapan. Menurut kepercayaan Islam, Allah akan memainkan peranan, beratnya perbuatan masing-masing individu. Allah akan memutuskan apakah orang tersebut di akhirat akan diletakkan di Jahannam (neraka) atau Jannah (surga). Kepercayaan ini telah disebut sebelumnya sebagai Hari Penghakiman dalam ajaran Islam.
Maka makalah ini akan membahas beberapa tanda-tanda kemunculan kiamat sekaligus pengertian yang terkait dengan hari kiamat atau yaumul akhir.


                                                                                                                                   
    II.            Pembahasan
A.    Hadits tentang Tanda-tanda hari kiamat.
1.      HR. Abu Dawud
إِنَّ أَوَّلَ الْآيَاتِ خُرُوْجًا طُلُوْعُ الشَّمْسِ مِنْ مَغْرِبِهَا أَوِ الدَّابَّةُ عَلَى النَّاسِ ضُحًى فَأَيْتُهُمَا كَانَتْ قَبْلَ صَاحِبَتِهَا فَالْأُخْرَى عَلَى أَثَرِهَا {رواه ابودود}
Artinya:
Sesungguhnya tanda yang pertama kali muncul adalah matahari terbit dari barat atau binatang melata yang muncul di tengah-tengah manusia pada waktu dhuha. Apapun yang muncul belakangan maka yang lain muncul terlebih dahulu. (HR. Abu Dawud).[1]
2.      HR. Bukhori
كَيْفَ أَنْتُمْ إِذَا نَزَلَ ابْنُ مَرْيَمَ فِيْكُمْ وَإِمَامُكُمْ مِنْكُمْ {رواه البخارى}
Artinya:
Bagaimanakah kalian, jika Isa bin Maryam turun di antara kalian, lalu imam kalian dari golongan kalian?[2] Yang dimaksud imam kalian dari golongan kalian adalah Imam Mahdi. (HR. Bukhori).
3.      HR. Abu Dawud
عُمْرَانُ بَيْتِ الْمَقْدِسِ خَرَابُ يَثْرِبُ وَ خَرَابُ يَثْرِبُ خُرُوْجُ الْمَلْحَمَةِ وَ خُرُوْجُ الْمَلْحَمَةِ فَتْحُ قُسْطَنْطِنِيِّةِ وَ فَتْحُ الْقُسْطُنْطِنِيَّةِ خُرُوْجُ الدَّجَّالِ {رواه ابودود}
Artinya:
Waktu kemakmuran Baitul Maqdis adalah saat kehancuran Madinah, Kehancuran Madinah adalah saat muncul Malhamah. Dan pada saat kemunculan Malhamah, terjadilah penaklukan Konstantinopel. Dan ketika ditaklukan, Dajjal keluar. (HR. Abu Dawud).[3]
4.      HR. Muslim
ثُمَّ يَأْتِى عِيْسَى ابْنَ مَرْيَمَ قَوْمٌ قَدْ عَصَمَهُمْ اللهُ مِنْهُ فَيَمْسَحُ عَنْ وُجُوْهِهِمْ وَ يُحَدِّثُهُمْ بِدَرَجَاتِهِمْ فِى الْجَنَّةِ فَبَيْنَمَا هُوَ كَذَالِكَ إِذْ أَوْحَى اللهُ إِلَى عِيْسَى إِنِّى قَدْ أَخْرَجْتُ عِبَادًا لِي لاَ يَدَانِ لِأَحَدٍ بِقِتَالِهِمْ فَحَرِّزْ عِبَادِى اِلَى الطُّوْرِ وَ يَبْعَثُ اللهَ يَأْجُوْجَ وَ مَأْجُوْجَ وَ هُمْ مِنْ كُلِّ حَدَبٍ يَنْسِلُوْنَ {رواه مسلم}

Artinya:
Kemudian Isa bin Maryam didatangi kaum yang telah dijaga Allah SWT darinya (Dajjal). Lalu ia mengusap wajah-wajah mereka dan mengatakan kepada mereka derajat mereka di surga. Ketika mereka datang seperti itu, tiba-tiba Allah mewahyukan kepada Isa, Aku telah mengeluarkan hamba-Ku yang tidak ada satu pun yang mampu memerangi mereka. Maka ajaklah hamba-hamba-Ku menuju Gunung Thur’. Dan Allah mengutus Ya’juj dan Ma’juj, mereka turun dengan cepat dari tempat yang tinggi. (HR. Muslim).[4]
B.     Substansi Hadits.
Banyak sekali penjelasan yang telah tertulis dalam hadits di atas bahwasanya kiamat besar (Kiamat Kubro) memiliki beberapa tanda yang telah disebutkan satu persatu dan tertulis berirutan dengan disambung dengan kata “wau” yang kendatinya bermakna dan. Dan hal tersebut sangat tidak dipungkiri bahwa kiamat besar akan terjadi bahkan pasti terjadi dan kita tidak mengetahui kapan deadline hari akhir tersebut. Dalam hadits di atas disebutkan ada 7 tanda-tanda kiamat, yaitu:
1.      Matahari terbit dari Barat
Pada hari kiamat akan ada tanda-tanda bahwa matahari akan terbit dari ufuk barat dan terbenam di ufuk timur, yang hal ini terjadi satu hari penuh yang akan terasa seperti satu malam panjangnya seperti tiga malam secara normal.[5] Dan terbitnya matahari dari tempat ia terbenam merupakan tanda besar yang telah diizinkan Allah untuk merubah keadaan alam dan keadaan itu sebagai pertanda akan hadirnya hari akhir. Hal ioni terjadi ketika hari akhir sudah di ambang pintu dan taubat pun tak akan di terima, keimanan tidak berlaku seperti sebelumnya. Seperti firman Allah SWT:
وَالشَّمْسُ تَجْرِى لِمُسْتَقَرٍّ لَهَا ذَالِكَ تَقْدِيْرُ الْعَزِيْزِ الْعَلِيْمِ {يس : 38}
“Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui”. (QS. Yasin : 38)[6]
Demikian Surat Yasin menyebutkan bahwa planet-planet berputar pada porosnya merupakan dari sunnatullah termasuk keteraturan perputaran galaksi pada sumbu-sumbunya. Andai sedikit saja planet keluar atau tidak berputar pada poronya maka akan berakibat fatal dan hari akhir pun tiba.[7] Dan jika saat itu terjadi matahari pun terbit di luar nalar manusia sekaligus perbedaan yang signifikan dari kejadian-kejadian sebelumnya. Itulah saat-saat perhitungan bagi manusia dimulai.
2.      Keluarnya hewan melata yang dapat berbicara di tengah-tengah manusia
Di antara tanda-tanda kiamat besar yang lain yaitu, munculnya makhluk aneh yang disebut dengan Daabbah. Daabbah yang berarti hewan melata[8]. Hewan ini akan keluar pada hari yang sama dengan terbitnya matahari dari barat, tepatnya ketika matahari berada pada sepenggalan tongkat (dhuha). Seperti yang tertulis dalam Al-Qur’an:
وَ إِذَا وَقَعَ الْقَوْلُ عَلَيْهِمْ أَخْرَجْنَا لَهُمْ دَآبَّةً مِّنَ الْأَرْضِ تُكَلِّمُهُمْ أَنَّ النَّاسَ كَاُنوْا بِاَيَتِنَا لَايُوْقِنُوْنَ {النمل : 82}
Dan Apabila perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka bahwa sesungguhnya manusia dulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami”. (QS. An-Naml : 82)[9]
Hewan melata ini berbeda dengan hewan melata yang ada pada saat jaman sekarang, hewan ini berukuran besar, mampu berbicara dengan menggunakan bahasa yang seluruh manusia memahaminya.[10] Ia muncul ketika pintu taubat telah ditutup dan manusia terbagi menjadi dua golongan, yaitu mukmin dan kafir.
3.      Turunnya Isa bin Maryam
Nabi Isa bin Maryam ialah Nabi dan Rasul Allah yang diutus kepada Bani Israil untuk mengembalikan mereka ke jalan yang lurus setelah mereka berpaling dan mengubah kitab Taurat sesuai kepentingan, hawa nafsu dan keinginan mereka. Dan pada saat itu pula Bani Israil banyak melakukan kedzaliman dan kerusakan di muka bumi. Mereka tidak menjauhkan perbuatan mungkat akan tetapi membiarkannya merajalela dan hati mereka keras bagai batu bahkan lebih keras lagi.
Dan Isa bin Maryam akan turun pada hari akhir nanti untuk memerengi sang fitnah terbesar yaitu Dajjal dan membawa manusia ke jalan yang benar. Beliau turun ke bumi bukan sebagai nabi yang akan menyempurnakan Islam akan tetapi sebagai Umat Nabi Muhammad SAW dan menyelamatkan umatnya dari salibisme dan juga Dajjal sang pembuat fitnah di hari kiamat nanti. Seperti firma Allah SWT dalam Al-Qur’an yang berbunyi:
وَ اِنَّهُ لَعِلْمٌ لِّلسَّاعَةِ فَلَا تَمْتَرُوْنَ بِهَا وَاتَّبِعُوْنِ هَذَا صِرَاطٌ مَسْتَقِيْمٌ {الزخرف : 61}
Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberi pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang hari kiamat itu dan ikutilah aku. Maka inilah jalan yang lurus”. (QS. Az-Zukhruf: 61)[11]
Maka dengan ayat ini semakin menguatkan hadits sebelumnya, bahwasanya Isa bin Maryam akan turun ke bumi untuk menyelamatkan, menyebarkan, menjalankan syari’at Islam dan Orang-orang yang beriman agar tidak termakan fitnah Dajjal yang begitu dahsyat semenjak bumi ini diciptakan.[12] Isa bin Maryam akan mengejar Dajjal hingga membunuhnya dengan tombak di Bab Lud[13] dan memusnahkan semua orang-orang yang tidak beriman (pengikut Dajjal).[14]
4.      Keluarnya Al-Masih Ad-Dajjal
Abu Abdullah menerangkan bahwa kata Al-Masih mengandung dalam dua makna “ yang benar” dan “penyesat/pembohong besar”. Jika kata Al-Masih disandarkan pada Isa bin Maryam maka bermakna “Isa bin Maryam sang pembenar”, akan tetapi jika disandarkan pada Dajjal maka bermakna “Dajjal sang pembohong besar”.[15] Allah menciptakan satu kata sama tapi berbeda makna ini sebagai tanda kebesaran Allah SWT kepada Sang penyelamat dan Sang Pembohong di hari kiamat nanti.[16]
Adapun makan dari kata “Dajjal”, yaitu Pendusta atau pembohong, yang diambil dari kata Ad-Dajlu yaitu menutup.[17] Sesuai dengan namanya bahwa Dajjal di hari akhir nanti akan menutup kebenaran kepada manusia untuk menjerumuskannya ke dalam lembah kesesatan dan kedzaliman. Allah pun berfirman dalam Al-Qur’an yang berbunyi:
وَ مَا نُرِيْهِمْ مِّنْ أَيَةٍ إِلاَّ هِيَ أَكْبَرُ مِنْ أُخْتِهَا وَأَخَذْ نَهُمْ بِالْعَذَابِ لَعَلّهُمْ يَرْجِعُوْنَ {الزخرف : 48}
Dan tidaklah Kami perlihatkan kepada mereka sesuatu mukjizat kecuali mukjizat itu lebih besar dari mukjizat-mukjizat sebelumnya. Dan Kami timpakan kepada mereka azab[18]supaya mereka kembali (ke jalan yang benar)”. (QS. Az-Zukhruf: 48)[19]
Dalam ayat di atas menjelaskan bahwa manusia akan ditimpa musibah di dunia agar mereka berjalan di jalan yang benar. Namun, bila hari kiamat telah tiba maka akan diawali dengan kemunculan azab yang begitu dahsyat bahkan Allah SWT belum pernah memberikan azab ini sebelunnya, yaitu fitnah yang besar yang dilakukan oleh laknatullah Al-Masih Ad-Dajjal di seluruh belahan bumi dan inilah cobaan yang nyata.
Dajjal akan keluar bertepatan dengan turunnya Isa bin Maryam. Dan akan dibunuh oleh Isa bin Maryam pula. Ia keluar dengan membawa pasukan untuk menyebarkan fitnahnya agar manusia tersesat dari jalan yang benar. Al-Masih Ad-Dajjal akan mati di kota Bab Lud oleh Isa bin Maryam menggunakan tombaknya, maka seketika itu pun berakhirlah fitnah yang disebarkan oleh Dajjal.[20]
5.      Penaklukan Konstantinopel dan Malhamah Kubro
Malhamah Kubro[21] dan Penaklukan Konstantinopel adalah bukan peristiwa kecil, akan tetapi ini bagian dari tanda-tanda akan datangnya kiamat kubro yang begitu dahsyat. Peperangan ini akan dipimpin oleh Al-Mahdi dan Isa bin Maryam untuk menumpas Dajjal dan para mengikutnya di seluruh bumi, yang kemudian akan dimenangkan oleh Al-Mahdi beserta Isa bin Maryam sekaligus jatuhnya konstantinopel[22] ketangan orang-orang beriman.
Benteng kaum muslimin saat itu di Damaskus dan mereka termasuk pasukan paling hebat di muka bumi. Dan Allah pun menolong mereka di setiap pertempuran untuk membela agama Islam. Seperti sabda Rasulullah SAW yang berbunyi:
إِنْ فُسْطَا طَ الْمُسْلِمِيْنَ يَوْمَ الْمَلْحَمَةِ فِى أَرْضِ الْغُوْطَةِ فِى مَدِيْنَةٍ يُقَالُ لَهَا دَمَشْقُ مِنْ خَيْرِ مَدَائِنِ الشَّامِ {رواه ابو دود}
Benteng kaum muslimin pada hari malhamah adalah di Ghuthah sampai ke bagian kota yang disebut Damaskus, salah satu kota terbaik di Syam”. (HR. Abu Dawud)[23]
6.      Kemunculan Imam Mahdi
Di hari Akhir nanti akan muncul seorang laki-laki dari keturunan Ahlul bait [24] yang Allah jadikan sebagai pembenar dan pembela Islam di saat manusia sudah tidak menghargai nilai-nilai dan hak-hak kemanusiaan yang ada di muka bumi.
Ibnu katsir menuliskan tentang Al-Mahdi dengan kalimat-kalimat yang indah: “Di saat itu (ketika munculnya Imam Mahdi), tanah bumi menjadi subur dan gembur. Curah tanah tumbuh dengan teratur. Tanah bumi menumbuhkan berbagai macam tanaman menghasilkan berbagai macam buah-buahan. Kekayaan manusia melimpah ruah. Dunia menjadi makmur dan sejahtera. Kejayaan menaungi pemerintahan. Islam sebagai agama lurus selalu ditegakkan dan nilai-nilai kebajikan berjalan sepanjang zaman sehingga lawan atau musuh benar-benar merasa terhinakan.”[25] Dan Rasulullah SAW pun bersabda:
سَمِعْتُ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ : الْمَهْدِىُّ مِنْ عِتْرَتِيْ مِنْ وَلَدِ فَا طِمَةَ {رواه ابودود}
“Aku mendengar Rasulullah SAW, Al-Mahdi berasal dari keluargaku, dari keturunan Fathimah.” (HR. Abu Dawud)[26]
Hal ini bersifat mutlak karena adalah pasti dan tidak diragukan lagi kemunculannya. Imam mahdi merupakan rahmat Allah untuk umay yang keluar pada akhir zaman yang akan menegakkan keadilan dan kebenaran, serta mencegah kedzaliman dan perbuatan dosa. Dan beliau pun menyebarkan Islam sekaligus menumpas fitnah-fitnah yang disebarkan Dajjal kepada manusia. Adapun tanda-tanda kemunculannya:
a)      Sungai Eufrat akan kering dan terlihatlah gunung emas.
b)      Gerhana bulan pada awal malam bulan Ramadhan dan Gerhana Matahari pada malam pertengahannya. Dua kejadian ini belum pernah terjadi sejak penciptaan bumi dan langit.
c)      Kemunculan tanduk Dzu As-Sinin.
d)     Terbitnya bintang berekor yang bersinar.
e)      Api besar menyala dari arah timur selama tiga atau tujuh malam.
f)       Langit menjadi gelap.
g)      Warna merah menyebar di langit, tetapi merahnya tidak seperti merah ufuk biasa.
h)      Seluruh penduduk bumi dipanggil dan setiap yang memiliki bahasa mendengarnya sesuai dengan bahasanya masing-masing.[27]
7.      Keluarnya Ya’juj dan Ma’juj
Ya’juj dan Ma’juj adalah dua kelompok manusia yang hidup di zaman pemerintahan Dzulqornain. Jika hari kiamat telah dekat, maka kedua kelompok tersebut akan keluar ke bumi dam memerangi manusia lainnya. Jumlah mereka sangat banyak, bahkan satu kepala keluarga mampu melahirkan sepuluh keturunan dalam setahun, mereka juga kejam, dan tidak ada seorang pun yang mampu mengarahkannya atau melawannya sehingga manusia lain berlarian menuju gunung dan bersembunyi, sehingga Isa bin Maryam dan semua umat Islam dapat berdo’a dengan khusu’.[28] Allah pun mengabulkan do’a mereka untuk kebinasaan kedua kaum tersebut, dan akhirnya Ya’juj dan Ma’juj pun berguguran satu persatu dan Allah SWT pun mebersihkan mereka dari muka bumi. Dan Allah SWT pun berfirman dalam Al-Qur’an yang berbunyi:
حَتَّى إِذَا فُتِحَتْ يَأْجُوْجُ وَ مَأجُوْجُ وَهُمْ مِّنْ كُلِّ حَدَبٍ يَنْسِلُوْنَ (96) وَاقْتَرَبَ الْوَعْدُ الْحَقُّ فَإِذَا هِيَ شَخِصَةٌ أَبْصَرُ الَّذِيْنَ كَفَرُوا يَوَيْلَنَا قَدْ كُنَّا فِي غَفْلَةٌ مّنْ هَذَا بَلْ كُنَّا ظَلِمِينَ (97)  {الأنبياء : 97-96}
Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya’juj dan Ma’juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruhg tempat yang tinggi . dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (hari bangkit), tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang kafir (mereka berkata), aduhai celakalah kami, sesungguhnya kami berada dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami adalah otrang-orang yang dzalim.” (QS. Al-Anbiya: 96-97).
Ya’juj dan Ma’juj memiliki fisik yang kuat dan perkasa seperti Pohon Arch, dam memiliki lebar tubuh sebesar empat hasta dan telinga mereka menutupi yang lainnya. Jumlah mereka tidak pasti, secara real terhitung sangat banyak yang hidup dalam kekafiran. Dan mereka akan dikalahkan oleh Isa bin Maryam, Imam Mahdi beserta Pasukannya yaitu Umat Islam yang setia beriman kepada Allah SWT.
Adapun beberapa tanda-tanda kiamat kubro yang tidak tertulis pada hadits di atas, yaitu:
1. Adanya Asap.
2. Datangnya sekelompok Manusia untuk menghancurkan Ka’bah.
3. Terjadinya tiga Gerhana.
4. Keluarnya Api di tengah-tengah permukiman masyarakat di Kota Adn yang akan menggiring manusia ke Bumi Mahsyar di Syam
5. Datangnya Angin lembut ke tempat para jenazah orang-orang mukmin kemudian mengangkat ruh manusia.
6. Keusangan Islam dan Pengangkatan Mushaf demi kesuciannya dan menghindari dari manusia yang ingin menghancurkan.
7. Terjadinya bencana Gempa bumi dimana-mana sehingga memporak-porandakan kehidupan manusia.
8. Dan peniupan Sangkakala oleh Malaikat Isrofil sebagai pertanda bahwa kiamat telah tiba dan akan menghancurkan seluruh dunia beserta jagat raya ini.
C.     Pengembangan dan pengkajian hadits dengan masa sekarang.
Allah  SWT Maha Penyayang Lagi Maha Pengasih, Allah SWT telah memberikan kasih sayangNya kepada seluruh makhluk-Nya di dunia dengan memberi kabar akan datangnya hari kiamat dengan  tanda-tanda kiamat yang difirmankan Allah SWT dan disabdakan Rasulullah SAW, jika kita menganalisis apa yang telah dijelaskan di atas tentulah dapat menbantu manusia untuk dapat mengetahui hal apa saja yang akan datang dan terjadi sebelum terjadinya kiamat kubro yang begitu dahsyat dan satu orang pun tidak dapat menghindarkaan diri dari hari itu. Semua manusia tidak dapat bertaubat pada saat itu, iman tidak berharga kecuali iman yang telah tertanam sebelum terjadinya kiamat. Maka kita sebagai umat Islam dapat mengantisipasi dengan memperbanyak Ibadah, memperdalam keimanan kita, meningkatkan ketaqwaan terhadap Allah SWT dengan ibadah yang ikhlas dan tulus kita laksanakan dengan niat  karena Allah SWT semata.
Setiap manusia akan bertemu dengan dunia kehidupan yang paling disenangi dan yang paling dibenci sehingga tidak banyak orang yang terjebak ke dalam lembah kenistaan dan kedzaliman dalam hidupnya. Seperti yang dijelaskan dalam buku Menghadapi Hari Kiamat  karya Muhammad Mutawalli Sya’rawi bahwasanya kehidupan manusia terbagi menjadi dua, yaitu:
a.       kehidupan yang bergelimang kenikmatan dan
b.      kehidupan yang penuh siksaan.[29]
Keberadaan dunia dengan kenikmatan dan penderitaan yang ada didalamnya telah menjadi bukti akan adanya kehidupan setelah kehidupan di dunia. Yang mana di dalam kehidupan tersebut sebagai pembuktian akan hasil perbuatan manusia selama mereka hidup di dunia baik yang berupa kebaikan abadi maupun kesengsaraan abadi, itu merupakan balasan yang pasti Allah berikan kepada semua manusia. Dan pada akhir kehidupan manusia pun, mereka tidak akan mampu menghindarinya hingga mereka meraskan betapa genting dan dahsyatnya hari kiamat saat itu.
Hari kiamat datang sebagai pengujian terhadap keimanan manusia yang akan datang secara tiba-tiba, dan Allah SWT memberi kabar tanda-tanda kiamat agar manusia selalu siap siaga untuk menghadapi datangnya hari kiamat yang tidak kita ketahui.

 III.            Kesimpulan
Kiamat besar akan terjadi bahkan pasti terjadi dan kita tidak mengetahui kapan deadline hari akhir tersebut. Telah disebutkan ada 7 tanda-tanda kiamat, yaitu:
1.      Keluarnya Al-Masih Ad-Dajjal
2.      Datangnya Imam Mahdi
3.      Turunnya Isa bin Maryam
4.      Malhamah Kubro dan Penaklukan Konstantinopel
5.      Keluarnya Ya’juj dan Ma’juj
6.      Terbitnya matahari dari ufuk barat
7.      Keluarnya hewan melata (Daabbatul Ardl)
Adapun beberapa tanda-tanda kiamat kubro yang tidak tertulis pada hadits di atas, yaitu:
1. Adanya Asap.
2. Datangnya sekelompok Manusia untuk menghancurkan Ka’bah.
3. Terjadinya tiga Gerhana.
4. Keluarnya Api di tengah-tengah permukiman masyarakat di Kota Adn yang akan menggiring manusia ke Bumi Mahsyar di Syam
5. Datangnya Angin lembut ke tempat para jenazah orang-orang mukmin kemudian mengangkat ruh manusia.
6. Keusangan Islam dan Pengangkatan Mushaf demi kesuciannya dan menghindari dari manusia yang ingin menghancurkan.
7. Terjadinya bencana Gempa bumi dimana-mana sehingga memporak-porandakan kehidupan manusia.
8. Dan peniupan Sangkakala oleh Malaikat Isrofil sebagai pertanda bahwa kiamat telah tiba dan akan menghancurkan seluruh dunia beserta jagat raya ini.


 IV.            Penutup
Demikian makalah yang dapat kami sajikan, pemakalah sadar bahwa makalah ini jauh dari kesempurnaan makalah ini, maka kritik dan saran yang mendukung sangat penulis harapkan untuk kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini bermanfaat bagi bagi para pembaca.amin.



















DAFTAR PUSTAKA

Al-Qardhawy, Yusuf, As-Sunnah Sebagai Sumber Iptek dan Peradaban, 1998, Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.
Ash-Shufi, Syaikh Mahir Ahmad, Kiamat Sudah Dekat: Tanda-tanda Kiamat Besar, 2008, Solo: Aqwan Media Profetika.
Fauzi, Ikhwan, Fenomena Kiamat, 2002, Jakarta: Amzah.
Hakim, Mashur Abdul, Kiamat: Tanda-tandanya Menurut Islam, Kristen dan Yahudi, 2006, Jakarta: Gema Insani.
Karim, Muslih Abdul, Isa & Al-Mahdi di akhir Zaman, 2005, Jakarta: Gema Insani.
Salamah, Abdul Baqi Ahmad Muhammad, Sudah Ada dan Pasti Akan Tiba, 1999, Jakarta: Firdaus.
Sya’rawi, Muhammad Mutawalli, Menghadapi Hari Kiamat, 1991, Jakarta: Gema Insani Press.



[1] Syaikh Mahir Ahmad Ash-Shufi, Kiamat Sudah Dekat: Tanda-tanda Kiamat Besar, (Solo: Aqwan Media Profetika), 2008, hlm 23.
[2] Ibid, hlm 34.
[3] Ibid, hlm 24.
[4] Ibid, hlm 151.
[5] Mashur Abdul Hakim, Kiamat: Tanda-tandanya Menurut Islam, Kristen dan Yahudi, (Jakarta: Gema Insani), 2006, hlm 180.
[6] Abdul Baqi Ahmad Muhammad Salamah, Sudah Ada dan Pasti Akan Tiba, (Jakarta: Firdaus), 1999, hlm 206.
[7] Ikhwan Fauzi, Fenomena Kiamat, (Jakarta: Amzah), 2002, hlm 100.
[8] Ibid, hlm 101.
[9] Yusuf Al-Qardhawy, As-Sunnah Sebagai Sumber Iptek dan Peradaban, (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar), 1998, hlm 161.
[10] Mashur Abdul Hakim, Kiamat: Tanda-tandanya Menurut Islam, Kristen dan Yahudi, (Jakarta: Gema Insani), 2006, hlm 182.
[11] Muslih Abdul Karim, Isa & Al-Mahdi di akhir Zaman, (Jakarta: Gema Insani), 2005, hlm 156.
[12] Yusuf Al-Qardhawy, As-Sunnah Sebagai Sumber Iptek dan Peradaban, (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar), 1998, hlm 160.
[13] Terletak di Negara Palestina.
[14] Mashur Abdul Hakim, Kiamat: Tanda-tandanya Menurut Islam, Kristen dan Yahudi, (Jakarta: Gema Insani), 2006, hlm 112.
[15] Ikhwan Fauzi, Fenomena Kiamat, (Jakarta: Amzah), 2002, hlm 52.
[16] Ibid, hlm 53.
[17] Abdul Baqi Ahmad Muhammad Salamah, Sudah Ada dan Pasti Akan Tiba, (Jakarta: Firdaus), 1999, hlm 92.
[18] Yang dimaksud azab pada ayat ini, yaitu azab duniawi sebagai cobaan dari Allah seperti terjangkinya penyakit, adanya kelaparan dan kemiskinan.
[19] Syaikh Mahir Ahmad Ash-Shufi, Kiamat Sudah Dekat: Tanda-tanda Kiamat Besar, (Solo: Aqwan Media Profetika), 2008, hlm 76.
[20] Muslih Abdul Karim, Isa & Al-Mahdi di akhir Zaman, (Jakarta: Gema Insani), 2005, hlm 224.
[21] Malhamah Kubro bermakna peperangan besar antara kaum kafir dengan mukmin.
[22] Sekarang Istanbul (salah satu kota besar di Turki).
[23] Syaikh Mahir Ahmad Ash-Shufi, Kiamat Sudah Dekat: Tanda-tanda Kiamat Besar, (Solo: Aqwan Media Profetika), 2008, hlm 64.
[24] Keturunan Rasulullah SAW.
[25] Ikhwan Fauzi, Fenomena Kiamat, (Jakarta: Amzah), 2002, hlm 48.
[26] Muslih Abdul Karim, Isa & Al-Mahdi di akhir Zaman, (Jakarta: Gema Insani), 2005, hlm 197.
[27] Syaikh Mahir Ahmad Ash-Shufi, Kiamat Sudah Dekat: Tanda-tanda Kiamat Besar, (Solo: Aqwan Media Profetika), 2008, hlm 37.
[28] Abdul Baqi Ahmad Muhammad Salamah, Sudah Ada dan Pasti Akan Tiba, (Jakarta: Firdaus), 1999, hlm 184.
[29] Muhammad Mutawalli Sya’rawi, Menghadapi Hari Kiamat, (Jakarta: Gema Insani Press), 1991, hlm 13.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar